Kembali Memiliki Jiwa Anak-Anak Setelah Dewasa Agar Hidup Tidak Terasa Membosankan




( Foto Bareng Kakak MC dan Anis)

Hay, Assalamua’laykum. Hari ini, biar gak melulu  menjadi kaum rebahan. Saya akhirnya memutuskan untuk keluar dari kamar kos dan  mengikuti  acara Jogja Storytelling Circle (JOY CIRCLE #15) oleh Rumah Dongeng Mentari. Dengan tema “Cerita Akhir Tahun”.
Oh, iya saya baru sadar ternyata  kalau sekarang sudah hari sabtu lagi. Ya ampyuuun, betapa apatisnya saya dengan hari-hari. Pada acara ini juga dihadiri oleh Mas Gun lho. Bagi anak fim (Forum Indonesia Muda) pasti  tau dong siapa beliau, begitupun dengan orang-orang  yang suka membaca karya mas Gun lewat tulisannya entah itu di tumblr dan juga melalui buku-bukunya. Kurang dan lebihnya ada beberapa poin yang disampaikan oleh Mas Gus saat membuka acara story telling :

a. Menjadi dewasa dengan jiwa anak-anak melahirkan keceriaan.
b. Waktu kecil kita bebas menjadi apapun, setelah dewasa kita tidak lagi berfikir menjadi apapun tetapi bagaimana caranya untuk mendapatkan uang.
c.  Dengan menjadi anak-anak kita tidak lagi membatasi pikiran.
d.      Tidak lagi berfikir mana salah dan benar.

Kurang lebih dalam limasbelas menit begitu pembicaraan mas Gun, karena pada dasarnya setelah menjadi dewasa kita lebih banyak menghabiskan waktu untuk berfikir ” kira-kira ini benar gak ya? ini salah gak ya” . Kemudian mulai jenuh dengan berbagai aktivitas yang ada. Apalagi setelah sekolah yang berusaha untuk menyamakan persepsi kita dalam melihat dunia. Padahal masih kata mas Gun setiap kita memiliki imajinasi yang berbeda-beda. Jadi intinya itu meskipun telah dewasa kita tetap harus memiliki jiwa ana-anak dalam hal berfikir tentang imajinasi agar langkah kita tidak terhalang hanya berfikir salah dan benar. Jadi , adakalanya memang dalam memecahkan masalah atau menjalani kehidupan kita harus sesederhana pemikiran anak-anak.

Acara selanjutnya setelah sesi mas Gun bercerita adalah saatnya peserta diberikan kesempatan untuk menggambar rumah, ular dan juga kereta api diatasnya ada pesawat namun dengan persfektif anak-anak. Barulah, setelah sesi mas Gun selesai mulai mendengarkan dongeng yang diceritan oleh peserta. Cara memilih pesertanya pun cukup unik ya.  Setelah nomor peserta dikocok ternyata ada nomor 6 yang terpilih. Who is number 6? Anis wkkkkk.  Yang mengajak saya untuk ikut acara ini, big thanks to anis karena sabtu ini gak rebahan wkkwkkk.

Anis mulai maju dan bercerita diatas panggung. Bercerita tentang cerita rakyat dari Lombok, seketika langsung kangen SD yang tiap hari selau baca cerita rakyat. Eh sampai mana tadi ? Oh iya Anis berceria tentang putri Mandalika yang  terkenal  akan kecantikannya, namun pada akhirnya beliau belum menikah hingga akhirnya dibuatlah sayembara memanah. Namun pada akhirnya semuanya menang.” Pantai di Lombok memang terkenal penuh dengan jurang” kata Anis. Karena tak ingin ada pertengkeran karena semua menang. Putri Mandalika pun akhirnya memutuskan berjalan mundur, hingga akhirnya terjatuh kelaut. Dan setiap bulan februari tepatnya tanggal 29 selalu ada cacing berwarna-warni dan akhirnya masyarakat mempercayai bahwa cacing tersebut adalah jelmaan sang putri, siapa yang bisa mengumpulkannya akan mendapatkan rezeki berlebih. 


( Foto  Bareng kak Rona) 



Setelah itu acara selanjutnya adalah dengan bermain “mbah-mbah bertanya dong”. Jadi ada satu anak  yang  bertanya tentang permasalahan apapun seperti salah satu contohnya “kenapa kalau masuk itu kedalam dan keluar itu kemana”. Nanti yang berperan menjadi mbah akan menjawab. Diakhir acara seperti biasa akan ditutup dengan foto besama dan hiburan dari kak Rona dan timnya. Jadi sudah siapkah kita menjadi anak-anak lagi ? tentang hidup yang tidak lagi berfikir benar atau salah. Apapun pilihanmu enjoying your life please!!! note for my self. Akhir kata  wassalamu’alaykum warahmatullohi wabarakkatuh. Sampai jumpa ditulisan selanjutnya ;)).


16 comments:

  1. Wih acaranya seru, hihi. Kegiatan yang sangat oke buat akhir pekan nih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. hihihi iyaaa kak seru banget. Bisa dijadiin motivasi juga kak

      Delete
  2. Wah, seru nih acaranya.. Bersyukur dulu masa kecil saya benar-benar diisi dengan kegiatan sesuai usia, banyak main sama temen-temen di sekolah atau di lingkungan rumah, nyanyi lagu anak-anak, baca cerita anak-anak, & nonton acara anak-anak. Nostalgia masa kanak-kanak memang bikin fresh & terasa jadi "awet muda" lagi ya.. Hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah ada kak @Indah Riyanti Putri terimakasih kak telah berkunjung. I am one of your fan kakak. Benar kak, emang bisa bikin awet muda lagi eheheheh

      Delete
  3. Duh bisa jadi ajang hiburan kalau pas lagi kumpulan nih. Pas reuni bikin acara permainan kaya gitu pasti seru ya. Hahaha mengenang masa kecil banget jadinya...

    ReplyDelete
  4. Seru sekali acaranya mbak. Bisa refreshing dengan kegiatan sederhana tapi bisa naikin mood hehe

    ReplyDelete
  5. Ini sih intinya menolak tua ya.. hehe. Tapi sesekali boleh lah ya, biar hidup gak flat aja. Biar happy jadi awet muda deh

    ReplyDelete
  6. Kalau dipikir-pikir, memang masa kanak-kanak itu paling menyenangkan ya Mba karena tidak memikirkan beban. Tapi yang penting kita bisa awet muda sampai tua.

    ReplyDelete
  7. Ah aku kenal nih Kak Rona Mentari, pendongeng muda inspiratif dan mas Gun, penulis buku inspiratif juga. Semoga next time ke Jogja berkesempatan main ke rumah dongeng Kak Rona 😁

    ReplyDelete
  8. bener banget nih.. kembali ke masa kecil itu bikin hepi karena nostalgia ini mencairkan kebosanan dan kepenatan saat ini.. Aku juga suka main ala anak2 sama suami hehe jadi ketawa2 lepas deh berdua...

    ReplyDelete
  9. Kalau mengingat saat kecil selalu menyenangkan, makanya ketika kecil ya puas-puaskan lah masa itu jangan buru buru nguber jadi tua ya 😂

    ReplyDelete
  10. Dunia anak itu emang simple ya.
    Jadi pengen juga satu hari kembali ke dunia anak, lupakan hal-hal berat, biarkan Dilan saja yang menanggungnya *ehh

    ReplyDelete
  11. Dunia anak adalah dunia bermain, biarkan ia puas semasa kecilnya dengan segala permainan. Nanti setelah dewasa ia akan tak pernah bosan belajar itu kata profesor sih, untuk pendidikan anak-anaknya yang dibebaskan bermain sesuka hati. :)

    ReplyDelete
  12. Emang ya jadi anak-anak itu paling enak. Dunia anak se simple itu.. bebas melakukan apapun dan yang dilakukan itu udah pasti nyenengin banget

    ReplyDelete
  13. Acaranya seru yaaa ini. Duh, aku juga harus belajar lagi nih. Setelah kira2 6 bulan off, berasa agak kaku untuk memulai lagi (berada di dunia anak dan berbaur dengan gembira)

    ReplyDelete
  14. wiiih, acara keren Jogja Storytelling Circle (JOY CIRCLE ) ? Diadain dimana kah? Kudet parah saya, gak tau acara sebagus ini. Acara ini rutin ya Mbak? Bertempat dimanakah? (maaf, banyak nanyak)

    ReplyDelete