Selamat Hari Ibu
Aku
kaget bukan kepalang ketika mendapati pesan chat dari seseorang lelaki.Yaitu adikku
sendiri secara biasanya selalu aku yang mengawali percakapan lewat aplikasi berbayar paket internet itu.Dan mengakhiri
sendiri karena pesan panjang-panjang yang aku ketik cuma dibalas “sip” atau “iyo
ma”.
Kalo
pun gitu dia tetap adik aku lah kengkawan eheheheheh.Hape adek aku itu lagi
ilang,jadi sekarang gak punya hape.Dan ibu bilang biar fokus ujian gak usah
pake smartphone cukup pake hape biasa
aja yang bisa sms sama angkat telpon.Semoga rezeky ibu lancar dan hape mu dik
dibelikan ibu.Amiiin ya rabball alamin ……..
Jadi,isi
chat adikku itu nanyain “Om telolet” itu apa ?.Aku jelaskan lah panjang-panjang
lebar walaupun balasan nya cuma O ditulis panjang gitu.Lalu tulisan chatnya
berubah tolong bilang ke ibu “Selamat hari ibu “ pulsa Ade gak ada.
Langsung
nelp ibu bilang pesan adik lelaki pertama ku itu.Tambah sayang lah ibu sama
adikku itu.Enggak secara ibu itu adil nya luar biasa sekali.Ade adikku itu
memang tipekal anak yang patuh dan nurut sama ibu.Kalo ibu nanya tanpa babibu
langsung bilang “iya bu” walaupun dikerjain setahun atau dua tahun lagi.Dan kalo ditanya ibu paling sayang sama siapa diantara kami bertiga ? jawabnya sayang semuanya lah cuma karena karakter anak ibu beda-beda jadi gak bisa disamain.Anak sulung sama anak bungsu gak bisa di samain perlakuannya.
Dari Abu Hurairah
r.a., beliau berkata, “Seseorang datang kepada Rasulullah shalallahu ‘alaihi
wasallam dan berkata, ‘Wahai Rasulullah, kepada siapakah aku harus berbakti
pertama kali?’Nabi shalallaahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Ibumu!’ Dan orang
tersebut kembali bertanya, ‘Kemudian siapa lagi?’ Nabi shalallaahu ‘alaihi
wasallam menjawab, ‘Ibumu!’ Orang tersebut bertanya kembali, ‘Kemudian siapa
lagi?’ Beliau menjawab, ‘Ibumu.’ Orang tersebut bertanya kembali, ‘Kemudian
siapa lagi,’ Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Kemudian ayahmu.'”
(HR. Bukhari no. 5971 dan Muslim no. 2548).
Comments
Post a Comment