"Akankah dunia lebih baik tanpa islam ?"
(Source : Google )
Aku selalu percaya ketika selesai membaca atau menonton film yang bagus akan selalu memberikan mood yang baik.Aku juga selalu percaya hal itu akan kudapatkan ketika membaca Al-Quran.Hanya saja aku adalah seseorang yang fakir ilmu yang tidak memiliki kemampuan memahami dengan baik.Yah,aku seseorang yang fakir ilmu.
Malam
ini aku baru saja menonton film “Bulan Terbelah di Langit Amerika”.Bisa di bilang aku mau nulis resensinya.Tapi
jika resensi tentu akan ada pro dan kontra.Kekurangan atau kelebihan.Apapun itu
film ini sangat luar biasa bagiku.Sebelum aku lupa sama ceritanya karena pada
dasarnya aku memang pelupa.Buktinya aku sering kehilangan kunci motor saat
hendak bepergian dan ribut-ribut namun terkadang yang ku cari ada dalam saku,digenggaman
tangan,dan dalam tas.Im sorry to my
friend yang kadang udah buat jantung kalian hampir copot.Anggap saja
intermizo.ehehehe
“Ketika
cinta tak lagi rasakan surga
haruskah
dipertahankan namun berpisah
malam
menjadi neraka biarlah bersama
agar
tak tersiksa jangan salahkan cinta”
Soundtrack
lagu itu tak henti-hentinya aku dengarkan.Emang beda banget sensasinya setelah
menonton dan sebelum menonton filmnya.Kebetulan lagunya udah lama banget aku
download,filmnya baru aku tonton ketika dapat file dari Desi.
Buat yang udah baca 99 cahaya langit
eropa pasti tau kenapa Rangga dan Hanum berada di Wina,Austria yaitu demi
melanjutkan program doktornya Rangga.Kebetulan 99 cahaya langit eropa aku udah baca
novelnya tau dong tentang Khan,Stefan dan pengusaha yang berjualan dengan bayar
seiklasnya dan perjuangan Hanum mengisi hari-harinya saat suaminya kuliah ada
cemburu juga namun yang paling menyentuh adalah perjalanan mereka berdua
mengelilingi Eropa.
OK! Skip sekarang waktunya membicarakan
“Bulan
Terbelah di Langit Amerika”.Tiba-tiba Hanum mendapat tugas dari kantornya
untuk mewawancarai Azima yang telah berganti nama menjadi Julia Collin dan Sarah
Hussein putrinya mengenai tragedi WTC (World Trade Center) 2001.
Berawal dari Sarah Hussein yang mengirimkan
videonya ke berbagai media demi menanggapi tuduhan mengenai ayahnya yang
dianggap sebagai teroris,namun berbeda dengan ibunya Julia Collin yang tidak
mau berbicara kepada Media.Julia Collin bekerja sebagai tur guide dan kurator.Yang
namanya jodoh walau bagaimanapun akan selalu bersama percaya deh,Rangga juga di
beri tugas oleh profesornya untuk mewawancarai pengusaha yang dulunya sangat
kapitalis lalu berubah menjadi dermawan agar mau mengisi kuliah umum di kampus
Rangga.
Yup,disinilah semua kisah berawal.Hanum
marah-marah ke pada Rangga agar mau ikut dengannya ke New York namun Rangga
berdalih bahwa ia sedang sibuk namun akhirnya ketahuan juga bahwa Rangga juga
mendapat tugas ke New York.
Ketika sampai di New York mereka menuju Ground
Zero,monumen kematian yang menulis nama-nama korban WTC.Beberapa orang
melihat Hanum dengan sinis benar memang bahwa penyebab kejadian itu sebagian
orang menganggap Muslim lah pelakunya.Setelah itu mereka menuju
Stefan.Permasalahan baru muncul map kuning tentang narasumber Hanum ketinggan
di Taxi.
Dan keesokannya Rangga juga mendapat tugas untuk mewawancarai Philipus Brown.Betapa kalutnya Rangga
ketika ia juga mendapatkan tugas namun terbebani oleh map istrinya yang hilang diambil oleh penumpang taxi bernama Micheal Jones.Micheal Jones sangat membenci islam,istrinya
meninggal pada tragedi 9/11 ia ingin protes terhadap apa saja tentang Islam
juga ketika mesjid yang akan dibangun dikawasan Ground Zero.
Di film ini kisah cinta Rangga dan Hanum
berjalan tidak mulus mereka selalu bertengkat terutama karena mereka memang
memiliki tujuan yang berbeda.Namun apapun itu pekerjaan Rangga sangat terbantu
dengan judul artikel yang akan di tulis oleh istrinya.”Akankah dunia lebih baik tanpa Islam?”.Difilm ini juga diceritakan bagaimana Hanum
berjuang agar bisa mewawancarai Julia
Collins dan mendapatkan perlakuan yang tidak enak dari non muslim.Karena
anggapan muslim Amerika di film ini mereka sangat membenci muslim yang dianggap
sebagai teroris.Babak baru pun muncul Hanum diselamatkan oleh narasumbernya.Ketika
memasuki rumah narasumber Julia Collins menyambut hanum dengan hangat namun
berubah menjadi 99 derajat ketika Julia mendapat telpon dari kantor yang
mengatakan bahwa seseorang meminta alamatnya karena anaknya
kecelekaan.Yup,Hanum memang berbohong pada kantornya Julia agar bisa
mendapatkan alamat Julia.Julia marah dan mengusir Hanum dari rumahnya.Tetangga
Julia keluar dan mengembalikan kue yang di buat oleh Sarah.Hanum mengembalikan
kue kepada tetangga Julia dengan penjelasan yang lebih tentang Islam.Al-quran
telah mengatur bagaimana cara yang bertetangga yang baik.Karena pintu rumah
Julia masih terbuka,Hanum kembali kerumah Julia.Pintu tiba-tiba ditutup.Hanum
menjelaskan tujuan kedatangannya.Hingga akhirnya Julia dan Sarah mempersilahkan
masuk.
Julia
dan Sarah memberikan rekaman
suara Aib sebelum suara ledakan dan memperlihatkan rekaman video saat
Sarah kecil di pesta ulangtahunnya.Aib
suami Julia bekerja di sebuah NGO untuk Timur Tengah.Namun bukti dan rekaman
tersebut membuat Julia yakin bahwa suaminya adalah teroris berbeda dengan Sarah
yang tidak meyakini ayahnya teroris karena telah memberikan “a magic book “.Dunia
terus berputar di belahan bumi lain yang diciptakan Allah Hanum dan Rangga
tetap berusaha menyelesaikan tugas yang di bebankan ke pada mereka.
Hari itu ketika Micheal John akan melakukan aksi protes dan Philips Brown akan memberikan pidatonya terjadi pertengkaran antara Rangga dan Hanum.Terdapat perbedaan
kepentingan Hanum harus bertemu Micheal John untuk mengambil map sedangkan
Rangga harus hadir pada pidato Philips
Brown untuk mewawancarai dan membujuk Philipus Brown agar mau memberikan kuliah umum di
Wina.Hanum ngeyel dan tidak patuh pada Rangga lalu memutuskan meninggalkan
Rangga dan berangkat menuju Greun Zero sendirian.
Ketika bertemu dengan Micheal John Hanum pun langsung di
sambut dengan ucapan “jadi anda wartawan yang akan menulis apakah dunia lebih
baik tanpa islam?” .Tanpa babibu Hanum pun langsung bertanya kepada Micheal
John tentang judul artikel yang akan di tulis.
“Sebagai
suami korban 9/11 september merasa dunia lebih baik tanpa islam.Lalu hanum menjawab pak jangan biarkan
kebencian,mencegahmu untuk tidak berlaku adil.Berlaku adillah karena itu
mendekatkan kepada kebajikan sesuai ayat Al-maidah:8 ketidakadilan pandanganmu terhadap islam,”.Hanum
terus berusaha memberikan argumennya kepada Micheal John bahwa islam tidak seperti
pandangannya.
Dan
akhirnya Micheal John meninggalkan Hanum
Aksi protes ricuh,Rangga melihat
kejadian tersebut langsung meninggalkan Stefan di dalam taxi dan memutuskan
untuk mencari istrinya.Hanum yang sempat terinjak-injak saat aksi protes
tersebut langsung melarikan diri kesuatu tempat dan bertemu dengan Julia
Collins ,Sarah yang sengaja mencarinya karena melihat terjadi bentrokan di
Televisi.
Rangga terus mencari Hanum dan tidak
berhasil menemui Hanum.Hanya map kuning didapat,lalu Rangga meninggalkan Greund
Zero,pergi menemui Stefan yang bertugas merekam isi pidato Philips Brown.Rangga menonton hasil rekaman video Stefan,juga
melihat rekaman video Aib sebelum meninggal.Aib lelaki yang dipanggil Hassan
oleh Philips Brown,lelaki yang
menyadarkan tentang titik balik kehidupannya hari ini.Selama ini Philips Brown
salah dalam menyebutkan nama Hassan yang sebenarnya adalah Hussein.Rangga yang
melihat peluang tersebut langsung mengirimkan email tentang Hussein.
Singkat cerita,Rangga mendapatkan
undangan untuk menghadiri penghargaan “Hero of the Year”.Pada saat menerima
penghargaan tersebut Philipus Brown menceritakan bagaimana proses menjadi
seseorang pengusaha dermawan juga menceritan yang mengajaknya menjadi lebih
baik adalah Ibrahim Hussein.Ibrahim Hussein bukan seorang teroris.Pada saat itu
pula Rangga kembali bertemu dengan Hanum setelah berpisah beberapa jam lamanya.
Mission Complete!!!.Akibat pernyataan
tersebut Azima atau Julia Collins dapat hidup dengan tenang dan diterima oleh
tetangganyaa kembali.Azima juga telah menggunakan kerudung seperti semasa
suaminya hidup.Namun stefan harus putus cinta,di tinggalkan oleh kekasihnya karena
tidak diberikan kepastian tentang kapan menikah.
Dari film ini kita belajar mana lelaki
yang berkomitmen dan tidak mau berkomitmen.Mana lelaki yang walaupun takut dan
merasa memiliki kekurangan tetap mau
bertanggung jawab.dalam film ini juga menjelaskan Al-Maidah:8.Dan juga bahwa
muslim not teroris.Dan dunia tanpa Islam tidak akan baik.Sebaliknya dunia
dengan Islam akan lebih baik.
Mohon maaf jika ini belum bisa disebut
resensi.Buat teman-teman yang udah nonton jangan lupa kasih masukan sama tulisan yang banyak kurangnya ini.Karena aku yakin diantara
aksara yang kuketik ini pasti banyak salah.Untuk yang belum menonton segera ya
sangat ispiratit.
Salam
Rahma Liasa Zaini
12/22/201612
00:04
Comments
Post a Comment