Laman

22 Desember 2016

"Akankah dunia lebih baik tanpa islam ?"






(Source : Google )


Aku selalu percaya ketika selesai membaca atau menonton film yang bagus akan selalu memberikan mood yang baik.Aku juga selalu  percaya hal itu akan kudapatkan  ketika membaca Al-Quran.Hanya saja aku adalah seseorang yang fakir ilmu yang tidak memiliki kemampuan  memahami dengan baik.Yah,aku seseorang yang fakir ilmu.

Malam ini aku baru saja menonton film “Bulan Terbelah di Langit Amerika”.Bisa di bilang  aku mau nulis resensinya.Tapi jika resensi tentu akan ada pro dan kontra.Kekurangan atau kelebihan.Apapun itu film ini sangat luar biasa bagiku.Sebelum aku lupa sama ceritanya karena pada dasarnya aku memang pelupa.Buktinya aku sering kehilangan kunci motor saat hendak bepergian dan ribut-ribut namun terkadang yang ku cari ada dalam saku,digenggaman tangan,dan dalam tas.Im sorry to my friend yang kadang udah buat jantung kalian hampir copot.Anggap saja intermizo.ehehehe

“Ketika cinta tak lagi rasakan surga
haruskah dipertahankan namun berpisah
malam menjadi neraka biarlah bersama
agar tak tersiksa jangan salahkan cinta”

Soundtrack lagu itu tak henti-hentinya aku dengarkan.Emang beda banget sensasinya setelah menonton dan sebelum menonton filmnya.Kebetulan lagunya udah lama banget aku download,filmnya baru aku tonton ketika dapat file dari Desi.

Buat yang udah baca 99 cahaya langit eropa pasti tau kenapa Rangga dan Hanum berada di Wina,Austria yaitu demi melanjutkan program doktornya Rangga.Kebetulan 99 cahaya langit eropa aku udah baca novelnya tau dong tentang Khan,Stefan dan pengusaha yang berjualan dengan bayar seiklasnya dan perjuangan Hanum mengisi hari-harinya saat suaminya kuliah ada cemburu juga namun yang paling menyentuh adalah perjalanan mereka berdua mengelilingi Eropa.

OK! Skip sekarang waktunya membicarakan “Bulan Terbelah di Langit Amerika”.Tiba-tiba Hanum mendapat tugas dari kantornya untuk mewawancarai Azima yang telah berganti nama menjadi Julia Collin dan Sarah Hussein  putrinya mengenai tragedi WTC (World Trade Center) 2001.

Berawal dari Sarah Hussein yang mengirimkan videonya ke berbagai media demi menanggapi tuduhan mengenai ayahnya yang dianggap sebagai teroris,namun berbeda dengan ibunya Julia Collin yang tidak mau berbicara kepada Media.Julia Collin bekerja sebagai tur guide dan kurator.Yang namanya jodoh walau bagaimanapun akan selalu bersama percaya deh,Rangga juga di beri tugas oleh profesornya untuk mewawancarai pengusaha yang dulunya sangat kapitalis lalu berubah menjadi dermawan agar mau mengisi kuliah umum di kampus Rangga.

Yup,disinilah semua kisah berawal.Hanum marah-marah ke pada Rangga agar mau ikut dengannya ke New York namun Rangga berdalih bahwa ia sedang sibuk namun akhirnya ketahuan juga bahwa Rangga juga mendapat tugas ke New York.

Ketika sampai di New York mereka menuju Ground Zero,monumen kematian yang menulis nama-nama korban WTC.Beberapa orang melihat Hanum dengan sinis benar memang bahwa penyebab kejadian itu sebagian orang menganggap Muslim lah pelakunya.Setelah itu mereka menuju Stefan.Permasalahan baru muncul map kuning tentang narasumber Hanum ketinggan di Taxi.

Dan keesokannya Rangga  juga mendapat tugas untuk mewawancarai Philipus Brown.Betapa kalutnya Rangga ketika ia juga mendapatkan tugas namun terbebani oleh map istrinya yang hilang diambil oleh penumpang taxi bernama Micheal Jones.Micheal Jones sangat membenci islam,istrinya meninggal pada tragedi 9/11 ia ingin protes terhadap apa saja tentang Islam juga ketika mesjid yang akan dibangun dikawasan Ground Zero.

Di film ini kisah cinta Rangga dan Hanum berjalan tidak mulus mereka selalu bertengkat terutama karena mereka memang memiliki tujuan yang berbeda.Namun apapun itu pekerjaan Rangga sangat terbantu dengan judul artikel yang akan di tulis oleh istrinya.”Akankah dunia lebih baik tanpa Islam?”.Difilm ini juga diceritakan bagaimana Hanum berjuang agar bisa mewawancarai Julia Collins dan mendapatkan perlakuan yang tidak enak dari non muslim.Karena anggapan muslim Amerika di film ini mereka sangat membenci muslim yang dianggap sebagai teroris.Babak baru pun muncul Hanum diselamatkan oleh narasumbernya.Ketika memasuki rumah narasumber Julia Collins menyambut hanum dengan hangat namun berubah menjadi 99 derajat ketika Julia mendapat telpon dari kantor yang mengatakan bahwa seseorang meminta alamatnya karena anaknya kecelekaan.Yup,Hanum memang berbohong pada kantornya Julia agar bisa mendapatkan alamat Julia.Julia marah dan mengusir Hanum dari rumahnya.Tetangga Julia keluar dan mengembalikan kue yang di buat oleh Sarah.Hanum mengembalikan kue kepada tetangga Julia dengan penjelasan yang lebih tentang Islam.Al-quran telah mengatur bagaimana cara yang bertetangga yang baik.Karena pintu rumah Julia masih terbuka,Hanum kembali kerumah Julia.Pintu tiba-tiba ditutup.Hanum menjelaskan tujuan kedatangannya.Hingga akhirnya Julia dan Sarah mempersilahkan masuk.

Julia dan Sarah memberikan rekaman suara  Aib sebelum suara ledakan dan memperlihatkan rekaman video saat Sarah kecil di  pesta ulangtahunnya.Aib suami Julia bekerja di sebuah NGO untuk Timur Tengah.Namun bukti dan rekaman tersebut membuat Julia yakin bahwa suaminya adalah teroris berbeda dengan Sarah yang tidak meyakini ayahnya teroris karena telah memberikan “a magic book “.Dunia terus berputar di belahan bumi lain yang diciptakan Allah Hanum dan Rangga tetap berusaha menyelesaikan tugas yang di bebankan ke pada mereka.

Hari itu ketika Micheal John akan melakukan aksi protes dan Philips Brown akan memberikan pidatonya terjadi pertengkaran  antara Rangga dan Hanum.Terdapat perbedaan kepentingan Hanum harus bertemu Micheal John untuk mengambil map sedangkan Rangga harus hadir pada pidato Philips Brown untuk mewawancarai dan membujuk Philipus Brown agar mau memberikan kuliah umum di Wina.Hanum ngeyel dan tidak patuh pada Rangga lalu memutuskan meninggalkan Rangga dan berangkat menuju Greun Zero sendirian.

Ketika bertemu dengan Micheal John Hanum pun langsung di sambut dengan ucapan “jadi anda wartawan yang akan menulis apakah dunia lebih baik tanpa islam?” .Tanpa babibu Hanum pun langsung bertanya kepada Micheal John tentang judul artikel yang akan di tulis.

“Sebagai suami korban 9/11 september merasa dunia lebih baik tanpa  islam.Lalu hanum menjawab pak jangan biarkan kebencian,mencegahmu untuk tidak berlaku adil.Berlaku adillah karena itu mendekatkan kepada kebajikan sesuai ayat Al-maidah:8  ketidakadilan pandanganmu terhadap islam,”.Hanum terus berusaha memberikan argumennya kepada Micheal John bahwa islam tidak seperti pandangannya.

Dan akhirnya Micheal John meninggalkan Hanum

Aksi protes ricuh,Rangga melihat kejadian tersebut langsung meninggalkan Stefan di dalam taxi dan memutuskan untuk mencari istrinya.Hanum yang sempat terinjak-injak saat aksi protes tersebut langsung melarikan diri kesuatu tempat dan bertemu dengan Julia Collins ,Sarah yang sengaja mencarinya karena melihat terjadi bentrokan di Televisi.

Rangga terus mencari Hanum dan tidak berhasil menemui Hanum.Hanya map kuning didapat,lalu Rangga meninggalkan Greund Zero,pergi menemui Stefan yang bertugas merekam isi pidato Philips Brown.Rangga menonton hasil rekaman video Stefan,juga melihat rekaman video Aib sebelum meninggal.Aib lelaki yang dipanggil Hassan oleh Philips Brown,lelaki yang menyadarkan tentang titik balik kehidupannya hari ini.Selama ini Philips Brown salah dalam menyebutkan nama Hassan yang sebenarnya adalah Hussein.Rangga yang melihat peluang tersebut langsung mengirimkan email tentang Hussein.

Singkat cerita,Rangga mendapatkan undangan untuk menghadiri penghargaan “Hero of the Year”.Pada saat menerima penghargaan tersebut Philipus Brown menceritakan bagaimana proses menjadi seseorang pengusaha dermawan juga menceritan yang mengajaknya menjadi lebih baik adalah Ibrahim Hussein.Ibrahim Hussein bukan seorang teroris.Pada saat itu pula Rangga kembali bertemu dengan Hanum setelah berpisah beberapa jam lamanya.

Mission Complete!!!.Akibat pernyataan tersebut Azima atau Julia Collins dapat hidup dengan tenang dan diterima oleh tetangganyaa kembali.Azima juga telah menggunakan kerudung seperti semasa suaminya hidup.Namun stefan harus putus cinta,di tinggalkan oleh kekasihnya karena tidak diberikan kepastian tentang kapan menikah.

Dari film ini kita belajar mana lelaki yang berkomitmen dan tidak mau berkomitmen.Mana lelaki yang walaupun takut dan merasa memiliki kekurangan tetap  mau bertanggung jawab.dalam film ini juga menjelaskan Al-Maidah:8.Dan juga bahwa muslim not teroris.Dan dunia tanpa Islam tidak akan baik.Sebaliknya dunia dengan Islam akan lebih baik.

Mohon maaf jika ini belum bisa disebut resensi.Buat teman-teman yang udah nonton jangan lupa kasih masukan sama tulisan yang banyak kurangnya ini.Karena aku yakin diantara aksara yang kuketik ini pasti banyak salah.Untuk yang belum menonton segera ya sangat ispiratit.

Salam
Rahma Liasa Zaini
12/22/201612
00:04




Posting Komentar