Laman

21 Mei 2016

Perintah Memakai Jilbab dalam Islam



“Wahai,Nabi katakanlah kepada istri-istrimu,anak-anak perempuanmu,dan istri-istri orang mukmin.”Hendaklah mereka menutup jilbabnya keseluruh tubuh mereka.” Yang demikian itu agar mereka lebih mudh untuk dikenali sehingga mereka tidak di ganggu .Dan Allah maha pengampun maha Penyayang”.(Al-Ahzab:59)

Ada perasaan adem ketika melihat kakak-kakak yang memakai gamis dan memanjangkan jilbab mereka hingga menutupi pinggang lalu ada yang sampai seluruh tubuh.Sama sekali tidak menampakkan lekuk tubuh mereka. Apapun itu yang syar’i memang lebih indah, mendamaikan hati.

Namun bagaimana dengan aku yang beragama islam tinggal dilingkungan islam mengaku umat nabi Muhammad hamba Allah masih berpakaian sekedar menutup aurat.Sedari kecil aku memang sudah memakai jilbab.Ya aku menyebutnya jilbab karena begitulah nama panggilannya  dilingkungan ku.

Hari demi hari aku lewati.Ketika kecil aku memakai jilbab tentunya tidak bisa dibilang jilbab. Karena yang disebut jilbab adalah menutupi seluruh tubuh.Tepatnya hijab (penutup kepala) saat lebaran dan sekolah TK.Lalu ketika SD memakai hijab ketika hendak pergi mengaji malam dan sekolah MDA.Setelah itu ketika kelas IV SD muncul peraturan pemerintah yang mewajibkan siswa sekolah dasar,smp dan sma memakai hijab didaerahku. Aku rutin memakai hijab semenjak duduk di bangku MTsN namun belum tetap.Ketika MTsN aku memakai jilbab hanya kadang-kadang sebatas ke sekolah,les dan keluar.Jika ke warung aku juga jarang memakai jilbab.

Lulus MTsN aku masuk sekolah SMA jika bepergian aku memang selalu memakai jilbab tapi terkadang ketika pergi bermain sering juga tidak memakai jilbab. Perjalanan itu datang juga hingga aku kuliah.Awalnya aku masih sering memposting foto tidak memakai jilbab di media sosial. Dan ibu juga pernah memarahi karena posting foto tidak memakai jilbab. Entah kapan, suatu hari aku bertekad untuk tidak memposting foto yang tidak memakai jilbab lagi. Hingga hari ini aku memang tidak pernah memposting foto yang tidak memakai jilbab lagi dimedia sosial.Dan ketika ke warung Alhamdulillah juga udah memakai jilbab namun belum memakai kaos kaki.:(

Sebagaimana kita ketahui bahwa perempuan yang sudah baligh yang tidak menjadi auratnya adalah kedua telapak tangan dan wajahnya. Dulu liat kakak-kakak yang pakai jilbab dalam memang takut banget,bahkan gimana gitu.Justru sekarang pengen banget menjadi bagian dari mereka menutup aurat.Bukan karena trend karena telah membaca perintah Allah. Bahwa jilbab adalah menutup seluruh tubuh.Mulai dari sekarang yuk berhenti judge kakak-kakak yang pakai jilbab dalam.Karena memakai jilbab yang menutupi seluruh aurat  adalah ketentuan yang diajarkan Allah.Semoga kita selalu diberi hidayah dan istiqomah dalam mengamalkan ajaran ALLAH SWT.


Posting Komentar