Laman

26 Februari 2016

Wisata Alam :TRIP TO AIR TERJUN BATU DINDING DESA TANJUNG BELIT




Air terjun batu dinding terletek di desa Tanjung Belit kec.Kampar Riau. Di butuhkan waktu lebih kurang 3 jam  dari Pekan Baru (Panam) menuju pemukiman warga  desa Tanjung Belit. Jalur menuju lokasi  air terjun batu dinding merupakan jalanan mendaki dan menurun bagi yang terbiasa naik gunung atau berolahraga bukan lah tantangan berat. Tantangan terberat adalah bagi kami yang jarang berolah raga dan melakukan aktivitas di alam. Huaaa sungguh melelahkan,ngos-ngosan pun menjadi  teman setia sepanjang perjalanan terutama ketika mendaki .

Saya pergi ke air terjun batu dinding desa tanjung Belit bersama teman-teman dari LPM Gagasan.Pada Kamis(24/12/2015) dengan mobil pick up.Sentuhan angin,sinar pagi sang surya menyelimuti perjalanan kami.Sesekali truck besar lewat disebelah kami.Selama perjalanan bersama Desi,kami merasa seperti memeluk angin sambil mendowerkan bibir lalu tertawa lepas. Namun rasa mual menghampiri Desi,untunglah pak sopir berhenti karena bang ipul mau ke ATM. 

Bersama Desi, kami menghampiri warung pinggir jalan dan kemudian membeli antimo, perjalanan pun dilanjutkan, kali ini kami duduk di samping pak sopir. Muthi di pangkuan Desi. Kami menghabiskan waktu dengan bercerita tentang masa depan. Desi ingin jadi wartawan Muthi jadi penulis.Amiiiin ya Rabbal alamin semoga segera terwujud sobat ({}).Jalanan kami dipenuhi dengan masuk simpang keluar simpang. Taraaaa kami pun sampai jua walaupun ketika pendakian kami semua harus turun dari mobil pick up.

(Sesampainya di tempat parkir desa Tanjung Belit  ) 

(Mobil Pick Up terparkir)
(Bersama Desy dan Pak Supir Start perjalanan menuju air terjun batu dinding

Setelah membayar uang masuk dan membawa perbekalan yang telah di disiapkan saat di sekre kami kembali melanjutkan perjalanan.Di butuhkan waktu lebih kurang 45 menit untuk sampai ke air terjun batu dinding.Ternyata bukan hanya kami,beberapa wisatawan lokal juga  meramaikan perjalanan maklum tanggal merah.


                                            (Perjalanan menuju air terjun pertama )



                                             (kebersamaan di air terjun pertama )

Puas bermain di air terjun pertama,kami ke air terjun kedua.Di air terjun kedua kami tidak berlama-lama maklum masih ada satu  air terjun lagi.Hanif si navigator perjalanan membocorkan bahwa air terjun terakhir bernama air terjun seluncuran karena bentuknya yang sama persis dengan seluncuran. Di air terjun kedua ini hanya beberapa saja yang turun Toni, Ika, bg Ipul, Anif, Irna dan lain-lain. Sementara saya  memilih duduk di sebatang kayu seperti jembatan memerhatikan teman-teman lainnya yang menikmati keasrian alam nan elok.Sayang banget saya tidak memiliki foto di air terjun kedua. Tetap lestari ya :).

Setelah merasa cukup dan mengingat waktu yang semakin petang kami melanjutkan perjalanan  menuju air terjun terakhir yang juga dikenal air terjun seluncuran . Setelah sampai di air terjun seluncuran,saya  sempat  terpeleset dan alhamdulillah gak terluka. Di air terjun seluncurnya saya awalnya hanya menghabiskan waktu di tepi sungai.Namun atas bujukan Desi dan Muthi saya bergabung dengan teman-teman yang lain airnya sangat dingin. Di saat menikmati tiba-tiba dua anggota rombogan kami terjatuh awalnya pak de tidak terlalu menyedot perhatian kami dan selanjutnya yang terjatuh adalah Aqib. Kejatuhan Aqib sangat lucu,tak pelak mengundang tawa kami semua.wkkwkwkwkkw

(Kebersamaan di air terjun Seluncuran)

Perjalanan pulang kami menghabiskan waktu dengan menyanyi ria.Mulai dari lagu nasional,dangdut,pop,dan Minang meskipun kami berada di bumi melayu sebagai orang minang lagu minang tetap lah terkece ahahhaha.Melewati merahnya langit,matahari hampir tenggelam dan burung besi berselewaran menyita mata saya.Sambil menatap kelangit dengan  girang tentunya berdoa dalam hati semoga suatu saat nanti bisa naik si burung besi. Terutama si burung besi Garuda Indonesia.Perjalanan ini merupakan perjalanan pertama bersama anggota Gagasan.Akhir kata,semoga akan selalu ada perjalalanan selanjutnya dan semoga akan lebih lengkap lagi besama anggota Gagasan yang lainnya.Walaupun belum terlalu dekat,walaupun hanya dekat dengan beberapa anggota Gagasan saja perjalanan ini tetap menyenangkan  dan akan jadi salah satu  kenangan terindah.


Pekan Baru, Di tulis 28 desember 2015 
Posting Komentar