Laman

24 Februari 2016

Wisata Sejarah : Rumah Kelahiran Bung Hatta


      Cerita kunjungan kerumah kelahiran Bung Hatta sepertinya tak akan ada  habisnya bagiku. Jika hanya diingat tentu akan lapuk di makan usia karena tak selamanya manusia  mengingat dengan baik karena manusia selalu di anugrahi sifat pelupa.Untuk itulah sebagai umat islam kita diajarkan untuk mengucapkan Insha Allah sebelum berjanji dan menetapkan sesuatu. Toh,semuanya berjalan atas ketentuan Allah.Mungkin salah satu cara mengingat yang baik adalah dengan menulis. Sehingga walaupun sudah tua nanti dapat mengingat kenangan yang pernah ada.

Rumah kelahiran Bung hatta memang cocok dijadikan sebagai salah satu list untuk berwisata sambil mengenal sejarah. Rumah Kelahiran Bung Hatta selain terawat juga sangat bersih dan nyaman. Membuat kita betah berlama-lama di dalamnya untuk menikmati setiap foto kenangan serta lukisan yang dipajang. Beberapa peralatan  rumah juga masih tersimpan dan tertata rapi. Meja makan keluarga,dan dapur juga ada dua  rumah kecil di belakang rumah utama. Jika belajar Budaya Alam Minangkabau (BAM) biasanya rumah kecil berada dibelakang rumah utama  digunakan sebagai tempat penyimpanan padi setelah dipanen.Ada replika kendaraan zaman dahulu juga,apalagi kalo bukan bendi namanya.Hanya saja di rumah kelahiran Bung hatta tanpa kuda :(

Gak mungkin juga kan kudanya masih ada dan hidup dari zaman dahulu sampai sekarang :D. Tapi tenang bagi teman-teman yang ingin merasakan naik Bendi juga masih bisa kok beberapa kota di Sumatra Barat masih sering menggunakan bendi sebagai alat transportasi di Bukittinggi juga masih ada kok. Berikut foto-foto dan peralatan rumah yang ada  di Rumah Kelahiran Bung Hatta,maaf kurang lengkap dan pengambilan fotonya belum bagus :




















Posting Komentar